Sunday, 05 February 2012
Home arrow Keuskupan arrow MAKNA LOGO KEUSKUPAN DENPASAR

Ikutan milis yuk


Ikutan milis Keuskupan Denpasar

Santapan Rohani

Santo Santa
Renungan Romo
Advertisement
MAKNA LOGO KEUSKUPAN DENPASAR PDF Print E-mail
Written by PusPas at Tuesday, 24 March 2009 (5321 hits)
Image

1.    Mitra  Uskup  Berlanggam  Bali
Mitra adalah “hiasan kepala”, berasal dari bahasa Yunani “μίτρα” yang artinya serban atau mahkota. Mitra melambangkan wewenang dan tugas Uskup sebagai pemimpin yang membela kebenaran, menegakkan keadilan, mengusahakan keselamatan dan kebahagiaan umat manusia dengan semangat pelayanan penuh kasih. Ciri khas budaya Bali terlihat dari mahkota yang berlanggam Bali.

2.    Burung  Merpati
Burung  merpati  melambangkan  Roh  Kudus  yang  berfungsi  sebagai  penolong,  pemimpin, penghibur  dan  teman  yang  setia.  Roh  Kudus  menuntun  umat  agar  hidup  sejalan  dengan  kehendak  Tuhan.


3.    Tali  Ikat  Pinggang  Hijau  (Singulum)  dengan  duabelas  simpul 
Melambangkan hirarki dalam tingkat Uskup, pengganti keduabelas rasul, dan juga menandakan kesediaan untuk diikat dan dituntun oleh Tuhan.

4.    Tongkat  dan  Salib 
Melambangkan tugas Uskup sebagai gembala umat yang memimpin dan meneguhkan iman umat dengan bersandar pada Salib Kristus, tanda keselamatan umat manusia.

5.    Perisai
Di dalam perisai terdapat lima simbol yang terdiri dari:

a.    Pohon  dengan  Salib  di  dalamnya (Bagian tengah/utama).
Pohon melambangkan pertumbuhan dan Salib adalah simbol dari Kristus yang memberi pertumbuhan dan yang diwartakan kepada semua orang, karena Dia adalah terang dan cahaya bagi seluruh umat manusia. Dengan demikian pertumbuhan umat tidak bergantung pada kekuatan manusiawi melainkan pada Allah.

b.    Hosti, Piala (anggur), dan Gandum (Bagian kiri atas).
Melambangkan tubuh dan darah Kristus. Adalah bahan persembahan Ekaristi yang melambangkan tugas Uskup sebagai imam yang harus menguduskan umat.

c.    Alkitab  dengan Simbol Pelita dan Simbol Alfa-Omega (Bagian kanan atas).
Alkitab melambangkan Yesus sebagai Firman Tuhan yang menjadi pelita dan terang bagi jalan umatNya, dan Alfa dan Omega (Yesus sebagai yang permulaan dan yang terakhir). Tugas Uskup adalah mewartakan Firman Tuhan tersebut, agar umat senantiasa menjadikan Firman Tuhan sebagai pegangan dan pedoman hidupnya.

d.    Orang Banyak dan Gereja (Bagian kanan bawah).
Melambangkan heterogenitas/keanekaragaman etnik yang ada dalam Keuskupan Denpasar. Situasi heterogen mengingatkan kita akan situasi umat di Korintus (1 Kor 3:1-9) yang dihimbau oleh Paulus untuk selalu bersatu padu. Harapan serupa ditujukan pula untuk umat di Keuskupan Denpasar.


e.    Rumah  Adat  dan  Pulau (Bagian kiri bawah).
Rumah Adat dan Pulau melambangkan daerah territorial Keuskupan Denpasar yang meliputi Bali, Lombok, Sumbawa.


6.    Pita  yang  Bertuliskan  Motto:  “DEUS  INCREMENTUM  DEDIT”
Motto  ini  memiliki  arti  “Allah  yang  memberi  pertumbuhan”,  diilhami  dari  1  Korintus 3:7.

“Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.”
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search
claudius_haryo  - Usul   |Registered |2009-08-22 06:25:55
Sekiranya dalam homili dapat diselipkan mengenai tradis/aturan/hukum
gereja..

yang sederhana seperti warna liturgi, banyak yang belum mengetahui
artinya..



terima kasih..

haryo

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >