Sunday, 05 February 2012
Home arrow Renungan Romo arrow MARI BERBENAH DIRI

Ikutan milis yuk


Ikutan milis Keuskupan Denpasar

Santapan Rohani

Santo Santa
Renungan Romo
Advertisement
MARI BERBENAH DIRI PDF Print E-mail
Written by Rm. Herman Yoseph Babey, Pr. at Friday, 05 December 2008 (3303 hits)

 

 

"Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian (Lukas 3, 11)”.

   

Di hadapan begitu banyak orang yang datang kepadanya untuk dibaptis, Yohanes mewartakan tentang kehadiran Kerajaan Allah yang sudah dekat, dan beberapa nasihat ilahi yang harus dijalankan oleh setiap mereka yang ingin mengalami keselamatan dari Allah. Hidup sesuai dengan kebenaran dan cinta kasih kepada sesama adalah prasyarat penting bagi setiap orang dalam menggapai realitas cinta Allah. Setiap orang dituntut membuka diri akan kehadiran dan kebutuhan sesamanya yang berkekurangan dan tenderita. Sejumlah kebijakan hidup ini merupakan persiapan bagi kedatangan Yesus sebagai raja yang berkuasa, yang membawa tuntutan yang berat demi terciptanya kesejahteraan hidup bersama. Kedatangan Yesus juga akan membawa ramat dan kebahagiaan bagi setiap mereka yang percata kepadaNya.

 


.

Warta gembira Kerajaan Allah memang bukan merupakan ancaman untuk menakut-nakuti hidup manusia, melainkan warta yang menuntut sikap mendengarkan dan menjalankan hidup iman kekristenan dengan penuh tanggung jawab. Jadi hanya mereka yang memiliki cinta kasih kepada Allah dan kepada sesama, dan yang menjalankan hidupnya dibawah bimbingan Roh Kudus, yang akan mengalami kasih dan kemurahan Allah. Dengan demikian seluruh hidupnya terarah kepada Kerajaan Allah sebagai tujuan akhir hidupnya. Akan tetapi bagi mereka yang tidak berjuang hidup seturut tuntutan Kerajaan Allah, akan mengalami penderitaan yang tak berkesudahan.

Perjalanan hidup kita harus diletakkan pada nilai keselamatan kekal yang direncanakan Allah, dengan menjadikan Yesus sebagai pusat kehidupan kita. Jika kita menemukan hidup ini sementara berjalan di luar kasih Allah, maka kita perlu masuk dalam pertobatan yang radikal untuk mengembalikan tujuan asli hidup kita. Allah selalu memberikan kesempatan kepada kita untuk berbenah diri dan  melakukan hidup kita secara baru di dalam kasih kepada Allah dan kepada sesama.

Saudara-saudari terkasih! Ambillah waktu 2-3 menit untuk duduk tenang: rasakan kehadiran Tuhan: katuplah kedua matamu......aturlah nafasmu..........lihatlah kembali hari-hari hidupmu sampai saat ini. Apakah memang hidupmu sementara berada di dalam cinta kasih Allah dan sesama?

Allah yang Mahakuasa, berikan aku kerendahan hati, agar aku mampu menutamakan Cinta KasihMU dan mampu mencintai sesama. Amin

 

+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >