Written by FRANS OBON at Thursday, 27 November 2008 (1509 hits)
Umat
Katolik Keuskupan Denpasar boleh bergembira. Karena dalam waktu tidak
terlalu lama, mereka mendapatkan uskup baru menggantikan almarhum Uskup
Benyamin Yosef Bria, yang meninggal setahun lalu. Tahta Suci Paus
Benediktus XVI, Sabtu (22/11) mengangkat Romo Silvester San Pr, Praeses
Seminari Tinggi Ritapiret, Maumere jadi Uskup Denpasar. Pengumuman
pencalonannya di istana Keuskupan Maumere yang disiarkan melalui Radio
Keuskupan Rogate disambut gembira umat Katolik. Pengangkatannya
diumumkan juga di keuskupan-keuskupan di Flores.
Romo
San meraih doktor dalam bidang Teologi Biblis dari Universitas
Urbanianum Roma, Italia (1995-1997). Dia ditahbiskan imam, 29 Juli 1988
di Maumere. Romo San lahir di Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, 14 Agustus
1961. Uskup San meminta dukungan doa dari umat Katolik di Flores untuk
tugas kegembalaannya di Keuskupan Denpasar nanti.
Umat Katolik
menyambut gembira pengangkatan seorang uskup bukan karena jabatan uskup
itu sebuah prestise, melainkan karena tugasnya membimbing, menuntun
umat Katolik menuju Guru Agung Yesus Kristus cukup sentral. Karena
Uskup dengan tongkat kegembalaannya menuntun kawanannya di tengah arus
zaman globalisasi yang begitu deras sekarang ini. Tugas uskup menjadi
tidak ringan di tengah dunia yang terfragmentasi oleh kepentingan
duniawi, di tengah situasi sekularisme dan kapitalisme yang menggurita,
di tengah transisi politik Indonesia menuju demokrasi. Seorang uskup
harus dengan tekun merenungkan Sabda Tuhan, memelihara perbendaharaan
iman (depositum fidei) dan menyiarkannya kepada orang-orang
zaman ini. Seorang uskup yang dengan tekun berdoa dan mendengar bisikan
Roh Kudus mewartakan iman dan moral kepada dunia zaman ini dan ajaran
iman dan moralnya didengarkan sehingga menimbulkan ketaatan iman dan
moral pula. Ketaatan iman dan moral itu tentu perkara ke dalam
kehidupan Gereja Katolik sendiri. Tentu lebih berat lagi adalah
bagaimana ajaran iman dan moral Gereja Katolik bergema di tengah
kehidupan masyarakat yang makin plural, sehingga menarik orang-orang
zaman ini.
Dalam hal tertentu, pengangkatan ini adalah kebanggaan
iman umat Katolik Flores. Kebanggaan keluarga-keluarga Katolik di
Flores. Kebanggaan seminari-seminari di Flores. Flores kembali
memberikan sumbangannya pada kepentingan Gereja Lokal di Indonesia.
Bahkan kepada kepentingan Gereja universal. Kebanggaan ini tentu
sekaligus menuntut tanggung jawab yang lebih besar agar
keluarga-keluarga Katolik di Flores sungguh menjadi tempat persemaian
iman Katolik yang benar di bawah bimbingan para uskup.
Seminari-seminari menjadi tempat persemaian yang subur. Tempat para
calon ditempah untuk mampu menjawab tuntutan zaman ini. Kita bangga,
tapi serentak memberi kita tanggung jawab. Selamat kepada Uskup San.
Flores Pos / bentara /
|
Sekiranya dalam homili dapat diselipkan mengenai tradis/aturan/hukum gereja..
yang sederhan...
Proficiat buat Kuria Keuskupan... semangat bekerja dan Tuhan selalu memberkati.
Tapi kalo se...
Damai bagimu,\nProficiat saya ucapkan atas nama semua Orang Muda Katolik
se-Keuskupan Ba...
Kami keluarga Besar Maukeli Bandung mengucapkan proficiat dan selamat melayani
kepada Mgr. S...
Selamat atas pentahbisan Mgr. Silvester San sebagai Uskup Denpasar. Tuhan
Memberkati.