Written by Rm. Benedict Deni Mary, Pr at Tuesday, 25 November 2008 (7873 hits)
I.
Keprihatinan
Kami para pembina Seminari
Menengah se-Regio Jawa Bali menyelenggarakan pertemuan tahunan di Wisma
Pratista, Cimahi, Jawa Barat, pada tanggal 4-6 Oktober 2008. Dalam pertemuan
tersebut kami men-sharing-kan problem-problem yang dihadapi oleh
masing-masing seminari serta solusi-solusi yang sudah diupayakan terhadapnya.
Dari sharing tersebut dirumuskan 3 (tiga) keprihatinan dasar yang dirasakan oleh
ketujuh Seminari Menengah di Regio Jawa-Bali. Adapun ketiga keprihatinan dasar
tersebut adalah:
1. Keprihatinan tentang
pengelolaan lembaga seminari secara professional.
Seminari merupakan
sebuah lembaga yang menjadi ‘jantung’ Gereja dan pendidikan calon imam sangatlah
penting dan perlu diperhatikan. Untuk itu, profesionalitas pembinaan turut
menentukan kualitas dan kelangsungan pendidikan seminari. Demi meningkatkan
profesionalitas seminari unsur-unsur pembinaan yang sudah terjadi di seminari
perlu ditingkatkan dan diperhatikan lagi. Unsur-unur itu meliputi personal,
intelektual, spiritual, dan pastoral. Kriteria-kriteria ini haruslah disertai
komitmen dan pelayanan total.
2. Keprihatinan
tentang kualitas pembina dan pembinaan.
Adapun dua sasaran
yang menjadi keprihatinan kami, yaitu formator dan formandi. Penempatan
formator/Pembina yang berkualitas dan memadai (jumlah) di tiap-tiap seminari.
Keprihatinan tentang kualitas formandi yang masuk seminari, karena itu
menyangkut rekruitmen. Dirasakan pentingnya pengembangan kualitas pembinaan demi
meningkatkan kemampuan seminaris: mentalitas pengelolaan dan kepemimpinan Rektor
dan Pembina lain (managerial and leadership), maupun system (pedoman pembinaan,
aturan hidup dan materi pembinaan)
3. Keprihatinan
tentang dana untuk rekruitmen.
Pendanaan seminari
sangatlah penting demi kelangsungan hidup seminari. Dana untuk hidup harian
seminaris, untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah, dana untuk penyediaan
bangunan sarana dan prasarana pembinaan pendidikan. Singkatnya, dana juga turut
menentukan kualitas pendidikan seminari sebagai sarana penunjang. Oleh karena
itu dana menjadi keprihatinan bagi semua Seminari Menengah se-Regio Jawa-Bali
karena seminari kurang mendapat perhatian dari semua pihak.
II.
Pencerahan
Berangkat dari keprihatinan
di atas, setelah didampingi oleh Bapak Aloysius Sandiwan Suharto, kami mendapat
pencerahan. Adapun pencerahan yang didapatkan yaitu: Kami menyadari pentingnya
leadership management. Penjabaran visi dan misi seminari
haruslah sampai pada tingkat pelaksanaan dan aplikasiPerlunya masing-masing
memiliki standard perfomance yang tegas dan realistis.
III. Rekomendasi
1. Kepada para pembina seminari:
para pembina menyadari
lemahnya skill membuat planning, untuk itu perlu diupayakan
pelatihan-pelatihan konkret (management
leadership).
2. Kepada para Uskup:
Seminari adalah jantung
gereja (Optatam Totius), maka forum ini memohon kepada para Uskup untuk
lebih memperhatikan sehingga seminari seminari sebagai lembaga pendidikan dan
pembinaan calon imam dapat berkembang.
3. Kepada KWI:
Menyelenggarakan kursus
formasi dasar untuk para formator.
4. Kepada para pastor paroki:
Hendaknya ikut
mempromosikan (rekruitmen) seminari dan ikut bertanggungjawab dalam konsekuensi.
5. Kepada tarekat religius:
Hendaknya memberikan
dukungan doa dan dana.
6. Kepada Sekolah Katolik:
Hendaknya ikut menciptakan
iklim terhadap panggilan imamat.
7. Kepada kelompok peduli seminari:
Hendaknya umat memberikan
perhatian kepada seminari (doa, dana dan sarana
prasarana).
IV. Pertemuan mendatang
1. Pertemuan berikut akan diselenggarakan di Probolinggo,
tanggal 2-4 Oktober 2009, dengan tema: “Pendidikan Nilai dan IT bagi Pembinaan
Calon Imam”
2. Pertemuan seminaris se-Regio Jawa-Bali di Seminari
Mertoyudan, Minggu III Juni 2011seminggu (setelah
raportan).
Rm. Benedict Deni Mary,
Pr (Perumus dalam Pertemuan
itu)
Atas nama para Pembina
Seminari Menengah se-Regio Jawa-Bali.
|
Sekiranya dalam homili dapat diselipkan mengenai tradis/aturan/hukum gereja..
yang sederhan...
Proficiat buat Kuria Keuskupan... semangat bekerja dan Tuhan selalu memberkati.
Tapi kalo se...
Damai bagimu,\nProficiat saya ucapkan atas nama semua Orang Muda Katolik
se-Keuskupan Ba...
Kami keluarga Besar Maukeli Bandung mengucapkan proficiat dan selamat melayani
kepada Mgr. S...
Selamat atas pentahbisan Mgr. Silvester San sebagai Uskup Denpasar. Tuhan
Memberkati.