|
S. Fransiskus Antonius Fasani |
|
|
|
Written by PusPas Denpasar at Tuesday, 25 November 2008 (674 hits) 29 November
Orang
kudus ini, yang lahir pada tahun 1681, dipanggil Johnny semasa
kecilnya. Ia adalah putera seorang petani Italia. Ayahnya meninggal
dunia sebelum usianya mencapai sepuluh tahun. Suami-kedua ibunya
bersikap baik kepadanya. Ia mengirim anak itu agar mendapatkan
pendidikan dari para Fransiskan.
Ketika
usianya limabelas tahun, Johnny minta agar diperkenankan bergabung
dengan ordo Fransiskan. Ia menjadi Frater Fransiskus Antonius. Ia
berhasil amat baik dalam seluruh pelajaran dan ditahbiskan menjadi
seorang imam. P Fransiskus Antonius menjadi terkenal sebagai seorang
guru dan pengkhotbah. Di kemudian hari, ia juga diangkat sebagai
superior. Ia berusaha semaksimal mungkin menjadi pelayan kasih bagi
segenap biarawan.
P
Fransiskus Antonius secara istimewa menaruh perhatian pada para
tahanan. Penjara-penjara di masa itu sungguh merupakan tempat yang
mengerikan. Dengan segala daya upaya ia berusaha membantu para tahanan
yang malang. Kasihnya mengalir bagi siapa saja yang membutuhkan. Dialah
yang memulai kebiasaan mengumpulkan hadiah-hadiah di masa Natal untuk
dibagikan kepada keluarga-keluarga miskin. Di Lucera, di kota di mana
ia melewatkan hidupnya, orang biasa mengatakan, “Jika engkau ingin
melihat St Fransiskus dari Assisi, lihat saja P Fransiskus Antonius!”
St
Fransiskus Antonius memiliki devosi yang mendalam kepada Bunda Maria.
Ia biasa menyampaikan penghormatan istimewa kepada Santa Perawan Maria
dengan gelarnya Yang Dikandung Tanpa Dosa. Pada permulaan novena
menyambut hari raya inilah ia wafat. Beberapa waktu sebelumnya, kala
kesehatannya masih prima, ia mengatakan bahwa ia akan segera meninggal
dunia. Ia bahkan mengatakan kepada seorang rekan imam bahwa ia akan
ikut bersamanya. Rekan imam yang baik ini dengan agak terperanjat
menjawab, “Dengar, Pater, jika engkau hendak meninggalkan dunia ini,
itu urusanmu, tetapi aku tidak akan tergesa-gesa!” Apakah jawab orang
kudus kita? “Kita berdua harus melakukan perjalanan ini,” katanya, “aku
dulu dan engkau menyusul.” Dan tepat inilah yang terjadi. Rekan imam
itu hidup hanya dua bulan setelah St Fransiskus Antonius pergi
mendapatkan ganjaran abadinya. P Fransiskus Antonius wafat pada tahun
1742 dan dimaklumkan sebagai “beato” oleh Paus Pius XII pada tahun 1951
dan sebagai “santo” pada tahun 1986 oleh Paus Yohanes Paulus II.
“diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.”
|
Sekiranya dalam homili dapat diselipkan mengenai tradis/aturan/hukum gereja..
yang sederhan...
Proficiat buat Kuria Keuskupan... semangat bekerja dan Tuhan selalu memberkati.
Tapi kalo se...
Damai bagimu,\nProficiat saya ucapkan atas nama semua Orang Muda Katolik
se-Keuskupan Ba...
Kami keluarga Besar Maukeli Bandung mengucapkan proficiat dan selamat melayani
kepada Mgr. S...
Selamat atas pentahbisan Mgr. Silvester San sebagai Uskup Denpasar. Tuhan
Memberkati.