Written by Puspas Denpasar at Tuesday, 25 November 2008 (1729 hits)
SEKILAS INFORMASI TENTANG
GEREJA LOKAL KEUSKUPAN DENPASAR
Wilayah Keuskupan Denpasar meliputi 3
pulau yaitu pulau Bali, Lombok dan Sumbawa.
Menurut pembagian wilayah pemerintahan, Keuskupan Denpasar meliputi 2 wilayah
propinsi yaitu Propinsi Bali dan Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Propinsi Bali memiliki 8 kabupaten dan 1
kotamadya sedangkan Propinsi NTB memiliki 6 kabupaten dan 1 kotamadya. Kenyataan
ini menunjukkan bahwa wilayah Keuskupan Denpasar cukup luas, terbentang mulai
dari Bali Barat hingga Sape di ujung timur pulau Sumbawa.
Pusat Keuskupan (Kantor Keuskupan) berada di kota Denpasar, maka Keuskupan ini lebih
dikenal dengan nama Keuskupan Denpasar.
Setelah mengadakan Sinode I Keuskupan
Denpasar pada bulan Januari 2001 yang lalu, wilayah Keuskupan Denpasar terbagi
dalam 3 dekenat yaitu Dekenat Bali Barat, Dekenat Bali Timur dan Dekenat Nusa
Tenggara Barat (NTB). Dan terdapat 21 paroki. Dari 21 paroki ini, 9 paroki
berada di wilayah Dekenat Bali Timur, 5 paroki di Dekenat Bali Barat dan 7
paroki di dekenat NTB. Setiap paroki sesuai dengan keadaan dan kemampuannya
telah berusaha untuk memekarkan diri dengan membentuk lingkungan-lingkungan
atau sektor-sektor dan komunitas-komunitas basis gerejawi untuk memudahkan
pelayanan dan meningkatkan keterlibatan umat dalam kehidupan menggereja.
Dalam menggembalakan umat di Keuskupan
Denpasar ini Bapak Uskup dibantu oleh 39 orang imam, terdiri dari 24 orang imam
projo, 11 orang imam SVD, 1 orang imam CDD dan 1 imam OCD dan 2 imam O’Carm..
Mengingat wilayah Keuskupan Denpasar yang cukup luas dan jumlah tenaga imam
yang sangat sedikit maka masih ada paroki/stasi yang belum mempunyai imam
sendiri. Bahkan masih ada imam yang menjabat sebagai pastor paroki di dua
tempat. Ada 13
biara/tarekat suster yang berkarya di Keuskupan Denpasar. Biara/tarekat itu
adalah AK, CB, CIJ, JMJ, PRR, RVM, OSF, SSpS, SPM, FdCC, Bunda Berduka Cita,
Brigit’s Sister, dan FCJM. Suster-suster
ini berkarya dibidang pendidikan, kesehatan, pastoral dan karya-karya social, 2
orang bruder SVD dan dari Ordo Salesian Don Bosko 1 orang yang berkarya
dibidang pendidikan. Karya Pastoral di Keuskupan Denpasar juga didukung oleh 18
orang tenaga katekis. Katekis-katekis ini ada yang bertugas di paroki sebagai
Katekis Paroki dan ada yang bertugas di Kantor Pusat Pastoral Keuskupan
Denpasar yang menangani 13 komisi.
Perkembangan jumlah umat Katolik di
Keuskupan Denpasar cukup pesat, khususnya di daerah-daerah perkotaan seperti kota Denpasar dan kota
Mataram. Hal ini terjadi
karena Kota Denpasar dan Kota Mataram merupakan pusat pariwisata, bisnis dan
kota tujuan para pelajar. Meski
demikian bila dibandingkan dengan jumlah penduduk keseluruhan maka jumlah umat
Katolik, baik di Bali maupun di NTB tergolong
minoritas. Secara keseluruhan, berdasarkan Data Umat Keuskupan Denpasar tahun
2006, umat Katolik di Keuskupan Denpasar berjumlah 33.811 orang.
Yayasan yang menunjang karya kerasulan Gereja
Keuskupan Denpasar ada 9 yayasan, yakni 4 yayasan berkarya di bidang pendidikan
dan 5 yayasan bergerak di bidang kesehatan. Juga ada
seminari yakni Seminari Menengah Roh Kudus Tuka, yang mendidik calon-calon imam
dari Keuskupan Denpasar dan lain-lain. Dalam bidang karya sosial ada 3 panti
asuhan yang dikelola oleh para suster,
lima Panti Penitipan Anak (TPA) dan satu koperasi simpan pinjam yang lebih
dikenal dengan nama KOPDIT Artha Bhakti
Asih, yang anggota-anggotanya
selain para romo, karyawan keuskupan dan karyawan yang bekerja di unit-unit di bawah naungan
keuskupan, juga terbuka untuk kalangan umum.
Sudah 7 tahun
Keuskupan Denpasar digembalakan oleh Almarhum Uskup Mgr. Benyamin Yosef Bria, Pr, yang
ditahbiskan menjadi uskup pada tanggal 6 Agustus 2000 di Gereja Roh Kudus
Katedral Denpasar menggantikan almarhum Mgr.
Vitalis Djebarus, SVD yang wafat pada tanggal 22 September 1998.
(sumber : Buku Panduan Keuskupan Denpasar 2007)
update :
Pada tanggal 18 September 2007, di usianya yang ke-51 tahun, Mgr. Benyamin Yoseph Bria, Pr telah dipanggil menghadap Bapa di surga.
Pada tanggal 22 November 2008 telah terpilih uskup baru untuk Keuskupan Denpasar (sesuai pemberitaan Vatikan tanggal 22 November 2008, pk 18.00 WITA):
Mgr. Silvester San Tungga, Pr.
Lahir: Mauponggo, Bajawa, Flores, NTT tanggal 14 Agustus 1961
Ditahbiskan: 29 Juli 1988
Tugas sebelumnya: Praeses Seminari Tinggi St. Petrus, Ritapiret
Sekiranya dalam homili dapat diselipkan mengenai tradis/aturan/hukum gereja..
yang sederhan...
Proficiat buat Kuria Keuskupan... semangat bekerja dan Tuhan selalu memberkati.
Tapi kalo se...
Damai bagimu,\nProficiat saya ucapkan atas nama semua Orang Muda Katolik
se-Keuskupan Ba...
Kami keluarga Besar Maukeli Bandung mengucapkan proficiat dan selamat melayani
kepada Mgr. S...
Selamat atas pentahbisan Mgr. Silvester San sebagai Uskup Denpasar. Tuhan
Memberkati.