Suasana gembira juga dirasakan komunitas Seminari Tinggi St. Petrus
Ritapiret, Sikka. Salah seorang pembina di seminari yang mendidik calon imam
diosesan ini, Romo Siprianus Hormat, Lic, menuturkan, para frater dan seluruh
keluarga besar Ritapiret sudah mendengar pengumuman itu segera setelah takhta
suci resmi mengumumkan penunjukan Romo San sebagai Uskup Denpasar.
"Bapak Uskup Maumere (Mgr. Kherubim Parera, SVD) yang meminta agar para
frater harus mengetahui lebih dahulu hari ini. Karena itu, tadi di kapela ketika
hendak latihan nyanyi, Romo Herman Yosef sudah membacakan kabar gembira
tersebut. Suasana gembira sangat terasa sampai di meja makan dan jam rekreasi
sekarang," kata imam asal Keuskupan Ruteng tersebut sekitar pukul 20.00
Wita.
Ia menjelaskan, Romo San adalah imam yang dari semua aspek pantas menjadi
gembala umat. Menurutnya, ia mengenal Romo San sebagai dosen dan pendamping
selama dirinya dibina di Ritapiret dan selanjutnya sebagai rekan pendamping saat
ini. "Kepribadiannya yang kebapakan, disiplin dalam segala hal, tegas dan
komunikatif. Romo San juga punya latar belakang akademik yang bagus (doktor
dalam bidang kitab suci), anggota Lembaga Biblika Indonesia (LBI) dan dosen di
STFK Ledalero," tambahnya.
P. Yoseph Wora mengatakan, dengan pengangkatan Romo Dr. Silvester San menjadi
Uskup Denpasar, berarti sudah enam uskup yang memimpin Keuskupan Denpasar. Uskup
pertama, Mgr. Hermens, SVD (sebagai Perfect Apostolik), berturut-turut Mgr.
Paulus Sani Kleden, SVD, Mgr. Antonius Theisen, SVD, Mgr. Vitalis Djebarus, SVD,
dan Mgr. Benyamin Yosef Bria, Pr.
Untuk diketahui, Mgr. Benyamin Yosef Bria, Pr, meninggal dunia di sebuah
Rumah Sakit Mount Elisabeth - Singapura, 18 September 2007. Ia meninggal pada
usia 51 tahun akibat penyakit lever yang dideritanya.
Keuskupan Denpasar
mencakup Propinsi Bali yang mayoritas Hindu dan Propinsi Nusa Tenggara Barat
(NTB) yang mayoritas Islam. Keuskupan itu memiliki 24 paroki dan umat Katolik
berjumlah 32.000 jiwa dari 6,9 juta total penduduk di kedua propinsi itu.
(dar)
Biodata Mgr. Silvester San, Pr
* Nama Lengkap : Dr. Tung Kiem San Silvester, Pr. (dipanggil Silvester San
atau San)
* Tempat/Tanggal Lahir : Mauponggo, 11 Juli 1961
- Anak ketiga dari sembilan bersaudara
* Ayah : Roben Robo
* Ibu : Katharina Nere
* Pendidikan:
- SDK Maukeli, Ngada
- Seminari Toda Belu- Mataloko (SMP-SMA) 1974-1980
- Tahun Rohani di Ritapiret, Kabupaten Sikka tahun 1980
- Studi Filsafat dan Teologi di STFK Ledalero, Kabupaten Sikka
* Tahbisan imam: 29 Juli 1988 oleh Mgr. Donatus Djagom, SVD, di Maumere
(dalam rangka perayaan tahun Maria) sebagai imam projo Keuskupan Agung Ende.
* Kembali ke Mataloko sebagai Pastor Pembantu Paroki Roh Kudus sambil
mengajar di Seminari Mataloko selama dua tahun.
* Melanjutkan studi ke Roma pada Universitas Urbanianum, Spesialisasi Teologi
Biblis.
* Gelar Licenciat diperoleh tahun 1992 dengan tesis The Mercy of God in the
Parables of Luke 15.
* Kembali ke Ritapiret. Setelah sejenak kembali ke Ritapiret sebagai Pembina
para Frater dan pengajar di STFK Ledalero.
* Kembali ke Roma pada tahun 1995 untuk melanjutkan studi program S3 pada
Universitas Urbanianum dalam Teologi Biblis , sampai selesai pada tahun 1997
dengan tesis The Experience of the Risen Lord in Luke 24: 1-35.
* Kembali dari Roma pada tahun 1998 dan menjadi pengajar di STFK Ledalero dan
pembina Frater di Ritapiret.
* Pada tanggal 11 Desember 2004 diangkat menjadi Praeses Seminari Tinggi St.
Petrus Ritapiret periode 2004-2007.
* Diangkat lagi Praeses Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret periode kedua
pada tahun 2007 - sekarang.
Sekiranya dalam homili dapat diselipkan mengenai tradis/aturan/hukum gereja..
yang sederhan...
Proficiat buat Kuria Keuskupan... semangat bekerja dan Tuhan selalu memberkati.
Tapi kalo se...
Damai bagimu,\nProficiat saya ucapkan atas nama semua Orang Muda Katolik
se-Keuskupan Ba...
Kami keluarga Besar Maukeli Bandung mengucapkan proficiat dan selamat melayani
kepada Mgr. S...
Selamat atas pentahbisan Mgr. Silvester San sebagai Uskup Denpasar. Tuhan
Memberkati.