Written by KOMKIT Keuskupan Denpasar at Monday, 13 June 2011 (1995 hits)
Bersama ini kami informasikan kegiatan Kurkit Paket Lanjutan III dengan materi Kitab Kejadian bersama Rm.Dr.Antonius Hari Kustono, Pr (Dosen Kitab Suci Seminari Tinggi Kentungan Yogyakarta), yang akan dilaksanakan pada hari Kamis-Sabtu, tanggal 23-25 Juni 2011 bertempat di pastoran FX Kuta. Untuk lebih jelasnya kami juga lampirkan info secara lengkap dalam poster. Mohon bantuan untuk menginformasikan kembali kepada umat. Terima kasih. Salam hormat kami
Written by Puspas at Saturday, 19 March 2011 (1346 hits)
SURAT GEMBALA
USKUP DENPASAR
DALAM RANGKA PRAPASKAH-PASKAH
2011
Pemberdayaan Kesejatian Hidup:
KESEJATIAN DALAM MEWUJUDKAN
DIRI
Saudara-saudari, umat beriman se-Keuskupan
Denpasar, yang saya kasihi,
Prapaskah kembali menyapa kita. Prapaskah
merupakanmasa Retret Agung selama 40
hari. Masa Prapaskah adalah saatistimewa kita mendekatkan diri kepada Allah dengan berdoa, bertobat,
bermatiraga dan melakukan karya belas kasih sebagai persiapan menyambut perayaan
Paskah.
Dalam kerinduannya untuk memperbaharui
praktek-praktek liturgi Gereja, Konstitusi tentang Liturgi Kudus Konsili
Vatikan II menyatakan, “Dua ciri khas Masa Prapaskah adalahmengenangkan atau mempersiapkan pembaptisan,
dan membina sikap tobat. Kedua hal iniharuslah diberi penekanan yang lebih besar dalam liturgi dan dalam
katekese liturgi. Masa Prapaskah merupakan sarana Gereja dalam mempersiapkan
umat beriman untuk merayakan Paskah, sementara mereka mendengarkan Sabda Tuhan
dengan lebih sering dan meluangkan lebih banyak waktu untuk berdoa.” (KL.
109).
Selaku Pimpinan Gereja Lokal
Keuskupan Denpasar, saya mengajakseluruh umat agardengan
sungguh-sungguh memaknai dan memanfaatkanmasa ini untuk menimba rahmat Allah dengan berbagai kegiatan yang
memungkinkan tumbuh suburnya hidup rohani kita. Masa ini merupakan suatu
kesempatan indah bagi kita untuk berserahdiri kepada Tuhan melalui doa, pantang, puasa, tobat, perbuatan amal
kasih, syering Kitab Suci dan kegiatan pendalaman iman. Syering pengalaman
dalam kelompok kategorial dan KomunitasBasis Gerejawi (KBG), akanmemperkaya dan menguatkan kita satu sama lain.
Pada Prapaskah tahun 2011, Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi Konferensi Wali Gereja Indonesia (PSE KWI) mengusung tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) “Pemberdayaan Kesejatian Hidup: Kesejatian Dalam Mewujudkan Diri”. Tema ini kemudian diangkat Keuskupan Denpasar menjadi tema APP 2011" yang dijabarkan dalam lima sub tema sebagai bahan pendalaman iman umat dalam komunitas basis selama masa prapaskah. Sehubungan dengan tema tersebut, Dalam Kerangka Dasar APP 2011 kita diajak untuk merefleksikan hal-hal sebagai berikut:
Written by Uskup Denpasar at Monday, 30 August 2010 (3940 hits)
KEUSKUPAN DENPASAR (BALI
&NTB)
JL. Rambutan No. 27 P.O. Box 3081
Telp (0361) 222 020; Fax (0361) 261 407
Denpasa 80030 Bali
Indonesia
Email:
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Bank
BNI, Giro No. 0049378099
Denpasar, 28 Agustus 2010
No.:
269/KDPS/AGT/2010
Lampiran : -
Hal:
Penjelasan Resmi Uskup Denpasar
Tentang Penyelesaian Kasus Romo Yohanes
Tanumiarja
Kepada
Yth. Para Pastor, Biarawan/wati dan
Umat Se-Keuskupan Denpasar
di
Tempat.
Dengan hormat,
Sehubungan dengan
penyelesaian kasus Romo Yohanes Tanumiarja yang terjadi pada hari selasa,
tanggal 24 Agustus 2010, saya, Mgr. DR. Silvester San, Pr selaku Uskup Denpasar
harus memberikan penjelasan resmi sebagai berikut:
Written by Puspas Keuskupan Denpasar at Thursday, 26 August 2010 (4858 hits)
PENJELASAN RESMI GEREJA KATOLIK
KEUSKUPAN DENPASAR
TERKAIT PERISTIWA DI GEREJA KATOLIK PAROKI SANTO PAULUS SINGARAJA
PADA SELASA, 24 AGUSTUS 2010
Sehubungan dengan
pemberitaan yang dilansir oleh sejumlah media baik local maupun nasional,
terkait peristiwa yang terjadi di Gereja St. Paulus Singaraja (Jln. Kartini no
1 Singaraja) pada Hari Selasa (24/8),maka dengan ini kami selaku otoritas resmi Keuskupan Denpasar menilai
penting untuk meluruskan beberapa hal sebagai berikut:
Written by Keuskupan Denpasar at Monday, 01 March 2010 (4131 hits)
Allah Bapa yang Maha Agung, syukur dan pujian kami haturkan ke hadirat-Mu,
atas segala berkat dan rahmat-Mu yang Engkau limpahkan kepada
kami, teristimewa bagi Gereja lokal Keuskupan Denpasar. Dalam penyelenggaraanMu
yang mengagumkan, kami boleh memasuki usia yang ke
75 tahun, sebuah rentang waktu yang panjang dengan segala suka dan dukanya.
Pada usia ke-75 tahun ini, kami mohon bimbingan-Mu, agar kami mampu
merefleksikan dan mengevaluasi karya pastoral yang telah kami laksanakan
demi kemuliaan nama-Mu. Kami menyadari ada banyak tantangan yang
kami jumpai namun kami bersyukur karena Engkau senantiasa hadir bersama
kami dalam situasi tersebut.
Allah Bapa di surga, kami akan mengisi Yubileum ini dengan berbagai
kegiatan dalam rangka memantapkan iman kami kepada-Mu. (Yang kami
lakukan sekarang adalah ziarah mengunjungi Gereja dan Gua Maria, untuk
berdoa bersama serta bertemu umat-Mu yang lain.)
Kami juga mengenangkan para misionaris pendahulu yang telah Engkau
pilih untuk merintis dan membangun Gereja kami, yang kini telah berpulang
menghadap hadirat-Mu. Izinkan mereka berbahagia dalam kerajaan-Mu.
Berkatilah para panitia, perangkat pastoral dari tingkat basis hingga Keuskupan
serta segala rencana dan usaha kami mempersiapkan perayaan
Yubileum 75 tahun Gereja Katolik Keuskupan Denpasar. Semoga karya
mulia ini menjadi gerakan dan perayaan iman umat yang menyelamatkan.
Kami percaya bahwa Gereja yang inklusif dan transformatif akan bertumbuh
subur menghiasi wajah Gereja Keuskupan Denpasar, karena Engkau
sendiri yang memberi pertumbuhan. Biarlah Roh Kudus-Mu tinggal bersama
kami sehingga kami mampu menjalankan karya luhur ini.
Bersama Bunda Maria, doa ini kami hunjukkan ke hadiratMu, dengan perantaraan
Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami. Amin.
Bapa Kami… Salam Maria… Kemuliaan
Written by Romo Herman Yoseph Babey, Pr. at Saturday, 15 August 2009 (3386 hits)
“Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapil orang berdosa supaya mereka bertobat.” (Lukas 5, 31-32)
Adalah seorang pemuda mengalami penderitaan baru ketika ia berhasil melepaskan cara hidup lama yang negatif dan mulai membangun hidupnya yang baru. Pemuda ini pernah beberapa kali keluar masuk penjara oleh keterlibatannya dalam berbagai bentuk kejahatan. Karenanya ia kemudian dicap sebagai ‘orang jahat dan orang berdosa’ oleh orang-orang yang berada di sekitarnya. Jangankan menyapa dan bertamu di rumahnya, melihat kehadirannya dari kejauhan saja orang-orang membelokkan wajahnya dan berusaha menghindar darinya. Sungguh suatu pengalaman penderitaan yang mengharukan. Betapa tidak! Sesudah bebas dari penderitaan kehidupan masa lampau yang berakhir di penjara, karena sikap dan perilakunya sendiri, kini ia harus berjumpa dan mengalami penderitaan yang baru di luar penjara, karena sikap dan perlakuan sesamanya.
Written by omo Herman Yoseph Babey, Pr. at Saturday, 15 August 2009 (3248 hits)
“Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintangNya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia” (Mat 2, 2).
Kalau kita benar-benar masuk ke dalam kehidupan konkrit manusia, banyak dijumpai berbagai sikap manusia yang dibangun bersama untuk mengungkapkan relasi cinta. Sepertinya manusia berlomba-lomba dalam mengungkapkan cinta kepada sesamanya, bahkan ada juga arti cinta yang sepertinya tidak ada kata yang tepat untuk melukiskannya. Di tengah maraknya situasi hidup manusia seperti ini, hadir sisi lain dari kehidupan manusia yang berseberangan dengan relasi cinta. Manusia berjuang mempertahankan karakter dirinya yang sarat dengan egoisme dan kekelaman sikap. Sebut saja kesombongan, iri hati, dendam, amarah, sulit mengampuni, berprasangka buruk dan merencanakan kehancuran hidup sesamanya. Dua sisi kehidupan manusia ini selalu menyertai perjalanan hidup manusia pada setiap tingkat kehidupan.